Karbon Aktif memiliki kapasitas adsorpsi yang sangat besar. Hal ini karena luas permukaan karbon aktif (akibat mikropori yang komplek) yang diaktivasi dengan teknologi muktahir bisa mencapai 3.000 m2 per gram karbon aktif.

Namun, karbon aktif tentu saja akan mengalami habis kapasitas. Jika terjadi, maka akan terjadi 'kebocoran' karena karbon aktif tak lagi mampu menampung serapan.

Ada beberapa cara meregenerasi karbon aktif, yang tergantung tujuannya. Berikut adalah cara-caranya.
  • Dengan memotong atau mengamplas permukaan luar, spons karbon aktif dapat ditambah usia pakainya. Prinsipnya adalah mengekspose interior yang masih memiliki limit kapasitas hingga termaksimalkan semuanya, yang bisa jadi belum hilang kemampuannya untuk menyerap.
  • Pemanggangan biji karbon aktif hingga temperatur 200oC selama 30 menit. Ini akan mengangkat kembali kandungan organik pada arang, yang kemudian dapat dibilas. Namun, ini tidak berlaku untuk logam berat. Untuk alasan ini, lebih baik mengganti karbon aktif. Lagipula, kita tidak bisa meregenerasi dengan pemanggangan terus menerus karena bisa meleleh atau melepaskan racun kimia dengan sendirinya.
Catatan lain adalah bahwa kita bisa melakukan regenerasi ini hanya jika penggunaannya bukan untuk air minum. Untuk air minum, jangan sekali-kali meregenerasi karbon aktif untuk dipakai kembali. Lebih bijak untuk mengganti media tersebut dengan karbon aktif yang baru.

Oh ya, untuk regenerasi ini berlaku untuk karbon aktif coconut shell based ya. Namun untuk karbon aktif coal based, yang memang kapasitas nya jauh lebih besar dan pemakaiannya jauh lebih lama, harus diganti. Salah satu contoh karbon aktif coal based adalah Calgon Filtrasorb, yang Ady Water jual dengan harga promo besar-besaran.
 
Top