Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Persyaratan Kualitas Air Minum Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan




Uji Kualitas Air Minum Isi Ulang: Persyaratan dan Parameter Penting


Apakah Anda tertarik untuk memulai bisnis depot air minum isi ulang? Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah kualitas air minum yang Anda sediakan kepada pelanggan.

Kualitas air minum yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kepuasan pelanggan Anda.

Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan menjelaskan persyaratan dan parameter penting yang harus Anda perhatikan saat menguji kualitas air minum isi ulang, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 tahun 2010.


[Disclaimer: artikel ini hanya artikel yang bersifat informasi / edukasi. Untuk daftar produk yang kami jual klik: Katalog Ady Water]



1. Parameter Mikrobiologi (E. Coli)


Salah satu parameter utama yang harus diuji adalah kandungan mikrobiologi dalam air minum, terutama bakteri E. Coli. E. Coli adalah bakteri yang biasanya ada dalam tinja manusia dan hewan, dan kehadirannya dalam air minum menunjukkan adanya pencemaran feses.


Untuk memastikan air minum isi ulang Anda aman, Anda perlu melakukan pengujian laboratorium untuk menguji keberadaan E. Coli.

Jika hasil pengujian menunjukkan adanya E. Coli, air tersebut dianggap tidak memenuhi standar kualitas air minum dan tidak boleh dikonsumsi.


2. Kimia Anorganik (Arsen, Fluorida, Total Kromium, Kadmium, Nitrit)


Selain parameter mikrobiologi, kandungan kimia anorganik dalam air minum juga harus diuji. Beberapa zat kimia yang perlu diuji meliputi arsen, fluorida, total kromium, kadmium, dan nitrit.

Kandungan zat-zat ini harus sesuai dengan batas yang ditetapkan untuk memastikan air minum aman untuk dikonsumsi.


Arsen adalah bahan kimia beracun yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Fluorida, di sisi lain, jika terlalu tinggi, dapat menyebabkan masalah kesehatan gigi dan tulang.

Kromium, kadmium, dan nitrit juga dapat memiliki efek negatif pada kesehatan jika terkandung dalam jumlah yang berlebihan.

Oleh karena itu, penting untuk menguji air minum isi ulang Anda terhadap kandungan zat-zat tersebut.


3. Parameter Fisik (Bau, Warna, TDS, Kekeruhan, Rasa)


Parameter fisik juga merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas air minum isi ulang. Beberapa parameter fisik yang harus diperhatikan meliputi bau, warna, total dissolved solids (TDS), kekeruhan, dan rasa.


Jika air minum memiliki bau atau warna yang tidak biasa, hal itu dapat menunjukkan adanya pencemaran atau kontaminasi. TDS mengacu pada jumlah total partikel terlarut dalam air dan dapat menjadi indikator kualitas air.

Kekeruhan mengukur jumlah partikel terlarut yang menyebabkanair terlihat keruh atau buram. Rasa air juga harus dinilai, karena adanya rasa yang aneh atau tidak sedap dapat menunjukkan adanya zat-zat berbahaya dalam air minum.


4. Parameter Kimiawi (Besi, Kesadahan, Mangan, pH)


Parameter kimiawi juga harus diperiksa dalam uji kualitas air minum isi ulang. Beberapa parameter kimiawi yang penting meliputi kandungan besi, kesadahan, mangan, dan pH.


Kandungan besi yang tinggi dapat memberikan rasa dan warna yang tidak sedap pada air minum.

Kesadahan mengacu pada kandungan mineral seperti kalsium dan magnesium dalam air, dan kadar yang terlalu tinggi dapat menyebabkan timbulnya endapan atau kerak pada peralatan dan pipa.

Kandungan mangan yang berlebihan juga dapat memberikan warna dan rasa yang tidak diinginkan pada air minum.


pH mengukur tingkat keasaman atau kebasaan air. Air minum yang memiliki pH yang tidak seimbang dapat mengganggu kesehatan dan memberikan rasa yang tidak enak. Sebaiknya, pH air minum berada dalam rentang 6,5-8,5, yang dianggap aman dan nyaman untuk dikonsumsi.


Kesimpulan


Sebagai calon pemilik depot air minum isi ulang, penting bagi Anda untuk memahami persyaratan dan parameter penting yang harus diperhatikan dalam uji kualitas air minum.

Parameter mikrobiologi, kimia anorganik, fisik, dan kimiawi harus diuji untuk memastikan air minum yang Anda sediakan aman dan berkualitas.


Dengan mematuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 tahun 2010, Anda dapat memastikan bahwa air minum isi ulang yang Anda tawarkan memenuhi standar kualitas dan aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, melakukan pengujian secara berkala juga penting untuk memastikan keberlanjutan kualitas air yang Anda sediakan kepada pelanggan Anda.


Jaga kualitas air minum isi ulang Anda, dan pastikan untuk bekerja sama dengan laboratorium terakreditasi yang dapat melakukan pengujian yang akurat dan dapat diandalkan.

Dengan mengedepankan kualitas air minum yang baik, Anda dapat membangun kepercayaan pelanggan dan memastikan kesuksesan bisnis depot air minum isi ulang Anda.

DAPATKAN PENAWARAN MENARIK DENGAN MENGISI FORMULIR INI




DISCLAIMER:

Produk KARBON AKTIF dan media filter yang Ady Water jual memiliki fungsi untuk PENJERNIHAN / PENYARINGAN AIR, bukan untuk tujuan:
1. Obat-obatan
2. Bahan peledak
3. Bahan berbahaya

Segala penyalahgunaan produk diluar tujuan sebenarnya bukan merupakan tanggungjawab ADY WATER.