Kapan Oksigen Ditemukan? Sejarah Penemuan dan Perkembangannya
Oksigen adalah salah satu unsur kimia paling penting yang mendukung kehidupan di Bumi dan berbagai proses industri. Penemuan oksigen terjadi pada abad ke-18, dan sejarahnya melibatkan beberapa ilmuwan yang melakukan eksperimen secara independen untuk mengidentifikasi gas ini dan memahami sifatnya.
Oksigen pertama kali ditemukan pada tahun 1774 oleh ilmuwan Swedia, Carl Wilhelm Scheele, melalui eksperimen pemanasan merkuri(II) oksida. Namun, publikasi Scheele mengenai penemuan ini baru muncul setelah penemuan lainnya, sehingga sering dianggap kurang dikenal pada masanya.
Sekitar tahun 1774–1775, Joseph Priestley, seorang ilmuwan Inggris, juga berhasil mengisolasi oksigen dengan memanaskan raksa oksida dan menamainya “dephlogisticated air”. Priestley menunjukkan bahwa gas ini mampu mendukung pembakaran, yang menjadi dasar pemahaman awal tentang sifat oksigen.
Pada tahun 1777, Antoine Lavoisier, seorang kimiawan Perancis, melakukan eksperimen lebih lanjut dan menamakan gas ini “oxygène” (yang berarti “pembentuk asam”). Lavoisier membuktikan bahwa oksigen adalah unsur kimia, bukan sekadar bagian dari udara, dan menjelaskan perannya dalam pembakaran serta respirasi. Penelitian Lavoisier menjadi fondasi ilmu kimia modern.
Sejak penemuan ini, perkembangan pemahaman dan pemanfaatan oksigen terus meningkat. Abad ke-19 dan ke-20 menyaksikan oksigen digunakan secara luas dalam:
- Medis: Terapi pernapasan dan penggunaan di rumah sakit.
- Industri: Proses pengelasan, pemotongan logam, dan produksi bahan kimia.
- Eksplorasi ruang angkasa: Oksigen menjadi komponen vital dalam sistem kehidupan astronaut.
Sejarah oksigen menunjukkan perjalanan ilmuwan yang penuh eksperimen dan kolaborasi, dari penemuan hingga pemanfaatan praktis yang sangat berpengaruh bagi manusia dan industri.
Molecular sieve Ady Water berperan penting dalam mendukung pemanfaatan oksigen modern, terutama pada sistem generator oksigen dan oxygen concentrator. Molecular sieve berfungsi sebagai media adsorben untuk memisahkan nitrogen dan uap air dari udara, sehingga oksigen yang dihasilkan lebih murni, stabil, dan siap digunakan baik untuk keperluan medis maupun industri.
Ady Water menyediakan molecular sieve tipe 3A, 4A, 5A, dan 13X yang banyak digunakan dalam aplikasi medis, industri gas, dan proses pemurnian oksigen. Produk dikemas dalam drum besi kedap udara, tersedia ready stock, dan dilengkapi dokumen COA serta MSDS untuk memastikan kualitas dan konsistensi performa.
Keunggulan molecular sieve Ady Water terletak pada daya adsorpsi tinggi, selektivitas terhadap gas pengotor, serta stabilitas dalam siklus kerja berulang. Dengan oksigen yang lebih murni dan stabil, sistem generator oksigen dapat berfungsi optimal, mendukung terapi medis dan berbagai proses industri yang bergantung pada oksigen berkualitas tinggi.
Sebagai ilustrasi hipotetikal, sebuah rumah sakit menggunakan oxygen concentrator untuk terapi pasien. Setelah media adsorben lama menurun performanya, konsentrasi oksigen berkurang. Dengan mengganti media menggunakan molecular sieve Ady Water, oksigen kembali murni dan terapi berjalan lebih efektif.
Sejak ditemukan pada abad ke-18, oksigen telah menjadi unsur vital bagi kehidupan manusia dan perkembangan industri modern. Agar pemanfaatannya optimal, diperlukan oksigen yang murni dan stabil, terutama untuk aplikasi medis dan industri.
Ady Water siap mendukung kebutuhan suplai oksigen dengan menyediakan molecular sieve berkualitas tinggi untuk sistem oxygen concentrator, generator oksigen, dan berbagai aplikasi pemurnian gas. Dengan spesifikasi jelas, suplai konsisten, serta dukungan teknis profesional, Ady Water membantu memastikan oksigen yang digunakan aman, stabil, dan efektif.
Untuk konsultasi teknis dan pemesanan molecular sieve, silakan hubungi Ady Water:
Email: adywater@gmail.com
Telepon: 022-7238019


